Lebih Mencintai Diri Sendiri

Ku putuskan untuk lebih mencintai diri sendiri, untuk saat ini, daripada terlibat dalam seks bebas. Itu artinya melakukan sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk saat ini. Seks memang kebutuhan namun ada cara untuk mengelolanya, kemudian fokus pada pekerjaan yang terpenting untuk saat ini: membangun kestabilan fisik, emosi, keuangan.

Fisik

Kekurangan perawatan diri membawa situasi emosional pada pengorbanan. Demi membuat mood terasa baik, fisik dikorbankan menjadi sakit lambung dan makan berlebih. Hingga badan menjadi rentan dan mudah lelah, pekerjaan yang sebegitu banyaknya tak dapat diselesaikan karena waktu dan tenaga habis oleh membuka status-status WhatsApp dan Instagram. Makan berlebihan, tubuh semakin besar, tidak olahraga karena berpikir tidak punya waktu padahal waktu habis untuk membuka ponsel. Jadi kondisi fisik saat ini dipengaruhi oleh keadaan emosional.

Emosional

Depresi berkepanjangan berlalu, tinggal sisa-sisa trauma dan tugas perkembangan yang belum selesai. Kondisi emosional yang buruk membawa kebiasaan makan berlebih. Kemudian saya melihat badan saya sendiri dan saya dibuat merasa buruk tentang badan saya sendiri, sangat sukses memperburuk kondisi emosional saya.

Cara keluar dari lingkaran setan itu adalah menyadari polanya dan menanggapi peristiwa itu dengan cara yang berbeda seperti, “it’s OK Aku punya badan seperti ini. Saya sadar bahwa saya perlu berolahraga.” Kesadaran seperti itu memunculkan motivasi untuk berolahraga. Perlu dicatat pula bahwa olahraga ini adalah untuk membuat badan bugar. Sadari ketika mulai muncul ambisi yang bisa bikin orang gila-gilaan berlatih.

Yang sulit adalah menghadapi respon emosional terhadap kebutuhan seksual. Untuk saat ini, saya membiarkan diri saya merancap supaya tidak melakukan seks bebas. Kemungkinan seks bebas hadir atas dasar kesadaran bahwa diri ini belum mampu untuk mengendalikan hasrat tersebut. Dengan membiarkan diri begitu, saya mendapatkan pemahaman baru setelah merancap yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup. Kembali pada siklus nofap dari awal tak menjadi masalah karena diri paham dengan kondisi diri sendiri.

Keuangan

Membeli secara emosional muncul akibat perasaan yang kacau balau. Kekacauan keuangan merupakan dampak dari kondisi emosional yang kalut: membeli secara berlebihan. Itu terjadi karena ada harapan bahwa membeli sesuatu melegakan sesuatu. Namun setelah itu terpenuhi, diri ingin lebih. Itu menjadi lubang seukuran Tuhan yang tak pernah terpenuhi. Jadi, hentikan dan fokus pada hal yang paling dibutuhkan.

Pencatatan keuangan tetap berlangsung untuk membantu saya menyadari kondisi keuangan. Perencanaan keuangan dan tabungan penting untuk menyelamatkan diri dari situasi genting.

Advertisements

One thought on “Lebih Mencintai Diri Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s